Berita Desa

Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Data, BPS Lombok Timur Gelar Pembinaan Ke-III Desa Cantik di Rarang Selatan

RARANG SELATAN, LOMBOK TIMUR (28 April 2026) — Dalam upaya mewujudkan desa yang berdaulat atas data dan sadar statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur kembali menggelar kegiatan Pembinaan Ke-III Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Rarang Selatan, Kecamatan Terara, pada hari Selasa (28/4/2026).

Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Desa Rarang Selatan dan dihadiri langsung oleh Tim BPS Kabupaten Lombok Timur yang membidangi Program Desa Cantik. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Rarang Selatan, para Agen Desa Cantik yang telah ditunjuk, serta seluruh Kepala Dusun (Kadus) se-Desa Rarang Selatan.

Kepala Desa Rarang Selatan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak BPS Lombok Timur atas pendampingan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat adalah kunci utama dalam perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran.

"Melalui program Desa Cantik ini, kami berharap jajaran aparatur desa, khususnya para Agen Desa Cantik dan Kepala Dusun, dapat semakin memahami pentingnya data. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik pula untuk kesejahteraan masyarakat Rarang Selatan," ujar Kepala Desa.

Pembinaan tahap ketiga ini difokuskan pada penguatan kapasitas teknis dan manajerial pengumpulan serta pemanfaatan data. Terdapat lima materi utama yang dibahas secara mendalam oleh narasumber dari BPS Lombok Timur, yaitu:

  1. Manajemen Kualitas Data: Penekanan pada pentingnya menjaga akurasi, validitas, dan keandalan data yang dikumpulkan dari tingkat akar rumput agar sesuai dengan standar statistik yang berlaku.

  2. Penjelasan Umum DTSEN: Pemaparan mengenai konsep dasar, tujuan, dan struktur Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data tunggal untuk berbagai program pemerintah.

  3. Pemanfaatan Data DTSEN: Diskusi aplikatif mengenai bagaimana Pemerintah Desa dapat mengolah dan memanfaatkan data DTSEN untuk intervensi program pengentasan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran.

  4. Monitoring dan Evaluasi (Monev) Desa Cantik: Peninjauan sejauh mana progres pelaksanaan program Desa Cantik di Rarang Selatan sejak pembinaan tahap pertama dan kedua, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.

  5. Penilaian Desa Cantik: Penjelasan mengenai indikator-indikator penilaian yang akan dievaluasi oleh BPS di akhir program, guna mengukur tingkat keberhasilan dan kemandirian statistik Desa Rarang Selatan.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana para Agen Desa Cantik dan Kepala Dusun aktif bertanya mengenai kendala teknis pencatatan data warga di lapangan serta cara menyelaraskan data desa dengan sistem DTSEN. Tim BPS memberikan panduan praktis dan solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut.

Menutup kegiatan, perwakilan dari BPS Lombok Timur berharap Desa Rarang Selatan dapat menjadi role model (percontohan) bagi desa-desa lain di Lombok Timur dalam hal literasi dan tata kelola data statistik. Dengan selesainya Pembinaan Ke-III ini, Desa Rarang Selatan dinilai semakin siap untuk menghadapi tahap Penilaian Akhir Program Desa Cantik di tingkat kabupaten maupun nasional.

Penulis: Tim Redaksi Desa Rarang Selatan

Editor: Pemerintah Desa Rarang Selatan

Beri Komentar